Editing Photograpy Fire Effect

Pertama kita harus membuat sebuah dokumen baru yang berukuran 800×600 pixels dengan resolusi 72. Lalu kita berikan background berwarna hitam pada lembar kerja kita dengan cara klik tools paint bucket tools lalu klik saja pada lembar kerja kita. Lalu buat text sesuai yang kita inginkan. Posisikan teks tersebut di tengah – tengah lembar kerja dan atur ukurannya sesuai dengan keinginan kita. Lalu ubah text menjadi sebuah layer dengan cara klik kanan mouse pada lembar text, lalu klik rasterized text. Duplikat layer dengan cara tekan ctrl – J. Sementara kita disable terlebih dahulu layer text copy dengan menghilangkan gambar mata pada panel layer. Kembali kita pilih layer text kita tadi, lalu kita putar lembar kerja kita dengan cara image – rotate canvas – 90 CW, sehingga lembar kerja kita menjadi terbalik. Lalu kita berikan filter wind pilih filter – stylize – wind dan atur intensitas method ubah wind dan direction ubah menjadi from the left. Berikan kembali Filter – Wind atau dengan tekan ctrl – F pada keyboard untuk memberikan filter wind sekali lagi. Putarkan kembali area kerja kita dengan memilih image – rotate canvas – 90 CW sehingga area kerja kembali seperti semula.

Berikan filter gaussian blur agar gambar tampak blur dengan cara filter – Gaussian blur dan atur radiusnya menjadi 1.3 pixels. Kita duplikat layer background layer – duplicate (ctrl – J) sehingga tampak layer background copy pada panel layer. Kita pilih layer background dan layer text kemudian merge kedua layer tersebut layer – merge layer (ctrl – E), sehingga kedua layer tersebut menjadi satu dan kita ganti nama layer tersebut menjadi API. Buat seleksi dengan menggunakan Rectangular marquee tool pada toolbox. Lalu kita berikan Filter – Liquity. Gunakan brush dan buat gambar layaknya sebuah api. Klik OK jika sudah. Buat sebuah layer adjustment baru layer – new adjustment layer_Hue/Saturation dan atur warnanya dengan centang colorize setelah itu kita ubah warnanya menjadi merah. Kita buat layer new adjustment layer – new adjustment layer – hue/saturation dan ubah warnanya menjadi kuning, sehingga pada panel layer tampak 2 adjustment layer hue saturation. Ganti layer mode dari layer hue saturation 2 yang tadinya normal menjadi overlay, sehingga gambar api tamapk lebih realistis. Kini saatnya kita meng – enable layer text copy yang tadi kita disable. Berikan blending option pada layer text copy, dan pilih gradient overlay layer – blending option – gradient overlay. Atur intensitas warna atau kita bisa custom sendiri. Klik OK jika sudah maka layer text copy akan berubah. Klik Add Vector mask pada bagian bawah panel layer. Dan pastikan foreground berwarna hitam dan background berwarna putih. Gunakan brush tool dan sapukan bagian atas text copy agar terlihat lebih realistis. Jika sudah flatten gambar layer – flatten image. Seperti gambar dibawah ini :

 

by : andika eka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: